Kasunanan Kartasura, kerajaan / Jawa Tengah

Kasunanan Kartasura: 1680 – 1745. Terletak di provinsi Jawa tengah. Kelanjutan dari Kesultanan Mataram.
Lokasi pusat Kasunanan Kartasura berada di Kartasura, Sukoharjo.

Kasunanan Kartasura: 1680 – 1745.  Located on central Java.
For english, click here

Provinsi Jawa Tengah

Provinsi Jawa Tengah


* Foto peninggalan keraton Kartasura: link

* Foto Jawa dulu, situs kuno dan Batavia: link


Sejarah / History

For english, click here

I Garis sejarah kerajaan Jawa / Line of history of kingdoms on Java: link

II Sejarah / History Kasunanan Kartasura

For english, click here

1588-1680: Kesultanan Nagari Mataram
1680-1742: Kerajaan Kasunanan Kartasura
1755: Nagari Kasunanan Surakarta Hadiningrat dibentuk 1755 (sampai sekarang)
1755: Nagari Kasultanan Ngayogyakarta dibentuk 1755 (sampai sekarang)
1757: Kadipaten Mangkunegara dibentuk 1757 (sampai sekarang)
1813: Kadipaten Paku Alam berdiri sejak 1813 (sampai sekarang).

Kasunanan Kartasura adalah sebuah kerajaan di Pulau Jawa yang berdiri pada tahun 1680 dan berakhir tahun 1742, sebagai kelanjutan dari Kesultanan Mataram.
Sri Susuhunan Amangkurat II, 1677-1703 adalah pendiri sekaligus raja pertama Kasunanan Kartasura sebagai kelanjutan Kesultanan Mataram.

Sesuai wasiat ayahnya (Amangkurat I), Adipati Anom pun bekerja sama dengan VOC untuk menumpas Trunajaya. Ia menandatangani Perjanjian Jepara 1677 dengan VOC, yang berisi VOC akan membantu Adipati Anom melawan Trunojoyo, dan sebagai gantinya, VOC berhak memonopoli perdagangan di Pantai Utara Jawa. Atas bantuan VOC, Adipati Anom diangkat sebagai raja tanpa takhta bergelar Amangkurat II. Trunajaya akhirnya berhasil ditangkap dan dihukum mati awal tahun 1680.

Istana lama Mataram, yang letaknya di Plered, saat itu telah dikuasai oleh Pangeran Puger, putra Amangkurat I lainnya, yang ditugasi sang ayah untuk merebutnya dari tangan Trunajaya. Amangkurat II terpaksa membangun istana baru di Hutan Wanakarta, yang diberi nama Kartasura. Ia mulai pindah ke istana tersebut pada bulan September 1680.
Kemudian terjadilah perang antara Kartasura melawan Mataram untuk memperebutkan kekuasaan atas tanah Jawa sebagai pewaris Amangkurat I yang sah. Pada tanggal 28 November 1681 akhirnya Pangeran Puger menyerah kalah kepada Amangkurat II yang dibantu VOC. Sejak saat itu, Mataram resmi menjadi bagian dari Kartasura.

Jatuhnya Kasunanan Kartasura

Pada tahun 1740 terjadi pemberontakan orang-orang Tionghoa di Batavia yang menjalar sampai ke seluruh Jawa. Mula-mula Pakubuwana II (pengganti Amangkurat IV) mendukung mereka. Namun ketika melihat pihak VOC unggul, ia pun berbalik mendukung bangsa Belanda tersebut.

Perbuatan Pakubuwana II justru membuat kekuatan pemberontak meningkat karena banyak pejabat anti VOC yang meninggalkannya. Akhirnya pada tanggal 30 Juni 1742 para pemberontak menyerbu Kartasura besar-besaran. Pakubuwana II pun melarikan diri ke Ponorogo.

VOC bekerja sama dengan Cakraningrat IV dari Madura dan berhasil merebut kembali Kartasura. Pada akhir tahun 1743 Pakubuwana II kembali ke Kartasura namun kondisi kota tersebut sudah hancur. Ia pun memutuskan membangun istana baru di desa Sala bernama Surakarta, yang ditempatinya sejak tahun 1745.

Babad Tanah Jawi menyebut peristiwa ini sebagai Geger Pacinan. Rusaknya kraton di Kartasura, dianggap merupakan tanda hilangnya landasan kosmogonis kraton sebagai sentrum kekuasaan, sehingga perlu dibangun kraton baru.

Sumber: Wiki

Lokasi Kartasura

Lokasi Kartasura


Sejarah keraton-keraton bekas kerajaan Mataram

* Kraton lama di Karta dibangun Sultan Agung (ayah dari Amangkurat I) antara tahun 1614 dan 1622 dan terbuat dari kayu.
Foto peninggalan keraton Karta: link
.
*
Kraton Plered adalah kraton yang dibangun raja Amangkurat I dari Mataram. Amangkurat pindah dari kraton lama di Karta, yang dibangun Sultan Agung (ayah dari Amangkurat I) antara tahun 1614 dan 1622 dan terbuat dari kayu. Plered dibangun dengan bata. Pekerjaan pembangunan di Plered dikatakan tidak berhenti sampai tahun 1666. Letaknya di Pleret, Bantul, di sebelah timur laut Karta.
Kraton Plered ditinggalkan tahun 1680 oleh putera Amangkurat I, Amangkurat II, yang pindah ke Kartasura.
Foto peninggalan keraton Plered: link

* Keraton Kartasura dibangun oleh Sunan Amangkurat II atau Sunan Amangkurat Amral (1677-1703) dengan suatu pertimbangan bahwa Keraton Mataram Pleret sudah pernah diduduki musuh (Trunajaya).
Foto peninggalan keraton Kartasura: link

Enam puluh enam tahun sebelum peristiwa perpindahan tersebut, Keraton Kartasura secara resmi pertama kali didiami oleh Sunan Amangkurat II (1677-1702), walau pembangunannya masih belum sempurna. Tepatnya pada tanggal 11 September 1680. Raja Mataram yang semula bernama Pangeran Adipati Anom itu merupakan raja pertama yang menempati Kartasura, keraton dan ibukota baru Kerajaan Mataram pengganti Keraton yang lama di Plered, Yogyakarta.

1745, Keraton Kartasura resmi berpindah ke Keraton Surakarta, sekitar 10 kilo meter arah timur dari keraton lama.

* Keraton Surakarta
Keraton ini didirikan oleh Susuhunan Pakubuwana II pada tahun 1744 sebagai pengganti Istana/Keraton Kartasura yang porak-poranda akibat Geger Pecinan tahun 1743.
Foto keraton Surakarta: link
.
Perjanjian Giyanti, 1755: Wilayah Mataram dibagi dua: wilayah di sebelah timur Kali Opak dikuasai oleh pewaris tahta Mataram (yaitu Sunan Pakubuwana III) dan tetap berkedudukan di Surakarta, sementara wilayah di sebelah diserahkan kepada Pangeran Mangkubumi sekaligus ia diangkat menjadi Sultan Hamengkubuwana I yang berkedudukan di Yogyakarta.
.
* Keraton Yogyakarta. Keraton Yogyakarta mulai didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I beberapa bulan pasca Perjanjian Giyanti pada tahun 1755.
Foto keraton Yogyakarta: link

Daftar Raja / list of kings kerajaan Kartasura

For english, click here

* 1680-1702: Amangkurat II,  pendiri Kartasura (engl.: link)
* 1702-1705: Amangkurat III (1702 – 1705), dibuang VOC ke Srilangka.
* 1705-1719: Pakubuwana I (Pangeran Puger), pernah memerangi dua raja sebelumya.
* 1719-1726: Amangkurat IV, leluhur raja-raja Surakarta dan Yogyakarta.
* 1726-1742: Pakubuwana II, menyingkir ke Ponorogo karena Kartasura diserbu pemberontakl; mendirikan Surakarta (engl.: link)

Sri Susuhunan Pakubuwana II (lahir: Kartasura, 1711 – wafat: Surakarta, 1749) adalah raja terakhir Kasunanan Kartasura yang memerintah tahun 1726 – 1742 dan menjadi raja pertama Kasunanan Surakarta yang memerintah tahun 1745 – 1749.
Sri Pakubuwono II (born 1711 in Kartasura, died 1749 in Surakarta) was the last king of Kasunanan Kartasura (ruled 1726-1742) became the first king of Kasunanan Surakarta (ruled 1745-1749).

Sumber: Wiki


Peta-peta kuno Jawa

Untuk peta kuno Jawa (1598,  1612, 1614, 1650, 1660, 1800-an, abad ke-18, 1840) klik di sini

Jawa, tahun 1650


Sumber / Source

– Sejarah Kasunanan Kartasura: http://indonesiaindonesia.com/f/91160-sejarah-kartasura/
Sejarah Kasunanan Kartasura di Wiki: Wiki
– Sejarah Kasunanan Kartasura: http://www.bimbie.com/sejarah-kasunanan-kartasura.htm
Daftar raja Kasunanan Kartasura:  https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_raja_di_Jawa#Kasunanan_Kartasura

– Tentang situs keraton kartasura: link


* Foto peninggalan keraton Kartasura: link

Ilustrasi hukuman mati Trunojoyo oleh Amangkurat II pada tanggal 2 Januari 1680. Trunojoyo dihukum mati dihadapan Kapten Jonker (VOC) dan kedua istri Trunojoyo, Kleting Kuning dan Kleting Wungu.

Ilustrasi hukuman mati Trunojoyo oleh Amangkurat II pada tanggal 2 Januari 1680. Trunojoyo dihukum mati dihadapan Kapten Jonker (VOC) dan kedua istri Trunojoyo, Kleting Kuning dan Kleting Wungu.

Sisa benteng pelindung komplek inti Kraton Kartasura, satu-satunya sisa bangunan kraton yang masih dapat dilihat saat ini. — The rest of the palace of Kartasura complex, the only remaining building of the palace which can still be seen today.


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: