Galuh – Ciamis, Kabupaten / Jawa Barat – Kab. Ciamis

Kabupaten Galuh / Ciamis terletak di provinsi Jawa Barat.
Habis kejatuhan Kerajaan Galuh,  Kerajaan Galuh jadi Kabupaten Galuh (sampai tahun 1914) atau Ciamis, nama Kabupaten Ciamis sejak 1916.

Kabupaten Ciamis

Provinsi Jawa Barat


* Foto Kabupaten Galuh-Ciamis: link

* Foto Jawa dulu, situs kuno dan Batavia: link


Sejarah Kabupaten Galuh, Ciamis

Pada tahun 1595, Kerajaan Galuh jatuh ke tangan Senapati dari Mataram. Invasi Mataram ke Galuh semakin diperkuat pada masa Sultan Agung. Penguasa Galuh, Adipati Panaekan (1618 – 1625), diangkat menjadi Wedana Mataram dan cacah sebanyak 960 orang. Ketika Mataram merencanakan serangan terhadap VOC di Batavia pada tahun 1628, massa Mataram di Priangan bersilang pendapat. Rangga Gempol I dari Sumedang misalnya, menginginkan pertahanan diperkuat dahulu, sedangkan Dipati Ukur dari Tatar Ukur, menginginkan serangan segera dilakukan. Pertentangan terjadi juga di Galuh antara Adipati Panaekan dengan adik iparnya Dipati Kertabumi, Bupati di Bojonglopang, anak Prabu Dimuntur keturunan Geusan Ulun dari Sumedang. Dalam perselisihan tersebut Adipati Panaekan terbunuh tahun 1625. Ia kemudian diganti puteranya Mas Dipati Imbanagara yang berkedudukan di Garatengah (Cineam sekarang).

Pada masa Dipati Imbanagara, ibukota Kabupaten Galuh dipindahkan dari Garatengah (Cineam) ke Calingcing. Tetapi tidak lama kemudian dipindahkan ke Bendanagara (Panyingkiran). Pada Tahun 1693, Bupati Sutadinata diangkat VOC sebagai Bupati Galuh menggantikan Angganaya. Pada tahun 1706, ia digantikan pula oleh Kusumadinata I (1706-1727).

Kangjeng Prabu. Pada pertengahan abad ke-19, yaitu pada masa pemerintahan bupati Galuh yang keenambelas ini paling ternama R.A.A. Kusumadiningrat menjadi Bupati Galuh Ciamis (1839-1886). Ia mempunyai ilmu yang tinggi dan merupakan bupati pertama di wilayah itu yang bisa membaca huruf latin. Memerintah dengan adil disertai dengan kecintaannya pada rakyat. Empat puluh tujuh tahun lamanya Raden Adipati Aria Kusumadiningrat memimpin. Pemerintah kolonial sedang giat-giatnya melaksanakan tanam paksa. Rakyat yang ada di Wilayah Galuh, disamping dipaksa menanam kopi juga menanam nila. Untuk meringankan beban yang harus ditanggung rakyat, R.A.A. Kusumadiningrat yang dikenal sebagai “Kangjeng Perbu” oleh rakyatnya, membangun saluran air dan dam-dam untuk mengairi daerah pesawahan. Sejak Tahun 1853, Kangjeng Perbu tinggal di kediaman yang dinamai Keraton Selagangga. Antara tahun 1859-1877, dilakukan pembangunan gedung di ibu kota kabupaten. Disamping itu perhatiannya terhadap pendidikan pun sangat besar pula. Kangjeng Perbu memerintah hingga tahun 1886, dan jabatannya diwariskan kepada puteranya yaitu Raden Adipati Aria Kusumasubrata.
Pada tahun 1915, Kabupaten Galuh dimasukkan ke Keresidenan Priangan, dan secara resmi namanya diganti menjadi Kabupaten Ciamis.

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Ciamis


Daftar Bupati Galuh – Ciamis

1618-1625: Bupati Galuh 1/ Bupati Wedana Galuh : Adipati Panaekan
1625-1636: Bupati Galuh ke 2 Mas Dipati Imbanagara / Ujang Purba
1636-1678: Bupati Galuh ke 3 : Raden Panji Aria Jayanegara / Mas Bongsar
1678-1679: Bupati Galuh ke 4 : Anggapraja
1679-1693: Bupati Galuh ke  : 5 Angganaya
1693-1706: Bupati Galuh/Imbanagara ke 6 : Sutadinata
1706-1727: Bupati Galuh/Imbanagara ke 7 : Kusumadinata I
1727-1732: Bupati Galuh/Imbanagara ke 8: Kusumadinata II
1732-1751: Bupati Galuh/Imbanagara ke 9: Raden Jayabaya Patih Imbanagara sebagai wali Mas Garuda
1751-1801: Bupati Galuh/Imbanagara ke 10: Mas Garuda / Kusumadinata III
1801-1806: Bupati Galuh/Imbanagara ke 11: Raden Adipati Natadikusuma/Demang Gurinda
1806-1811: Bupati Galuh/Imbanagara ke 12: Surapraja 
1811: Bupati Galuh/Imbanagara ke 13/merangkap Bupati Cibatu: Jayengpati Kertanegara
1811-1814: Bupati Galuh/Imbanagara ke 14 Tumenggung Natanagara
1814-1815: Bupati Galuh/Imbanagara ke 15 Pangeran Sutajaya
1815-1819: Bupati Galuh/Imbanagara ke 16 Raden Wiradikusumah
1819-1839: Bupati Galuh ke 17 Adipati Adikusumah
1839-1886: Bupati Galuh ke 18 : Tumenggung Kusumadinata/Rd. Adipati Aria Kusumadiningrat Dengan julukan “ Kangjeng Prebu
1886-1914: Bupati Galuh ke 19 : R.Adipati Aria Kusumasubrata
1914-1935: Bupati Galuh ke 20 / Bupati Ciamis 1: Raden Tumenggung Aria Sastrawinata

– Sumber: https://kangandrinugraha.wordpress.com/2012/03/02/daftar-nama-bupati-ciamis-galuh/
– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Bupati_Ciamis


Peta-peta kuno Jawa

Untuk peta kuno Jawa (1598,  1612, 1614, 1650, 1660, 1800-an, abad ke-18, 1840) klik di sini

Jawa, tahun 1650


Sumber

– Sejarah kabupaten Galuh / Ciamis: https://bellsebel.wordpress.com/2011/06/07/sejarahsingkatkabupatenciamis/
– Sejarah kabupaten Ciamis: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Ciamis
– Daftar Bupati Ciamis sejak kabupaten ini bernama Galuh:
https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Bupati_Ciamis
– Daftar Bupati Galuh-Ciamis: https://kangandrinugraha.wordpress.com/2012/03/02/daftar-nama-bupati-ciamis-galuh/
– Kerajaan Galuh, 669–1482:
https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/java-today/raja-of-sunda-galuh/
– Sejarah kerajaan Galuh, 669–1482: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Galuh
– Sejarah singkat Kabupaten Ciamis: https://bellsebel.wordpress.com/2011/06/07/sejarahsingkatkabupatenciamis/
– Sejarah Kabupaten Ciamis: http://www.jabarprov.go.id/index.php/pages/id/1047


 

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: