* Prasasti

Prasasti Ciarateun (Ciampea), kerajaan Tarumanagara

Lokasi: Prasasti Ciaruteun terletak di Desa Ciaruteun Ilir, kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Prasasti Ciaruteun atau prasasti Ciampea ditemukan di tepi sungai Ciaruteun, tidak jauh dari sungai Ci Sadane, Bogor. Prasasti tersebut merupakan peninggalan kerajaan Tarumanagara.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Ciaruteun

Prasasti Ciaruteun - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

——————————-

Prasasti Anjukladang

Lokasi: Desa Candirejo, Loceret, Nganjuk, beberapa kilometer di tenggara kota Nganjuk.
Prasasti Anjuk Ladang adalah piagam batu berangka tahun 859 Saka (versi L.-C. Damais, 937 M) atau 857 Saka ((versi Brandes, 935 M) yang dikeluarkan oleh Raja Sri Isyana (Pu Sindok) dari Kerajaan Medang setelah pindah ke bagian timur Pulau Jawa. Prasasti ini juga disebut Prasasti Candi Lor karena ditemukan pada reruntuhan Candi Lor.
Prasasti ini sekarang menjadi koleksi Museum Nasional di Jakarta.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Anjuk_Ladang

Prasasti Anjuk Ladang - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

——————————-

Prasasti Batu Tulis, Jawa

Lokasi: Jalan Batutulis, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Prasasti Anjuk Ladang adalah piagam batu berangka tahun 859 Saka (versi L.-C. Damais, 937 M) atau 857 Saka ((versi Brandes, 935 M) yang dikeluarkan oleh Raja Sri Isyana (Pu Sindok) dari Kerajaan Medang setelah pindah ke bagian timur Pulau Jawa. Prasasti ini juga disebut Prasasti Candi Lor karena ditemukan pada reruntuhan Candi Lor,
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Batutulis

Prasasti Batutulis - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

——————————-

Prasasti Hantang

Lokasi: Prasasti Hantang ditemukan di Desa/Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.
Prasasti ini menjadi koleksi Museum Nasional dengan No. Inventaris D.9.
The face of this stele inscribed in Old Javanese script bears an emblem in the from of Narasimha, an incarnation of Vishnu. The inscription begins with Pangjalu Jayati (‘Victorious Pangjalu’). Pangjalu is the name of a kingdom. It mentions that on the date 13 Krenapaksa in the month of Badrawada, of the Saka year 1057 (or September 7, 1135 AD), Sri Maharaja sang Mapanji Jayabhaya Sriwarmeswara Madhusudanawataranidita Suhretsingha Parakrama Digjayottunngadewa reconfirmed that the village of Hantang was exempt from taxes, as had been previously granted by the king buried at Gayapada and Nagapuspa.

Prasasti Hantang anugrah jasa dan kesetiaan | Museum Nasional ...

——————————-

Prasasti Klurak

Prasasti ini kini disimpan dengan No. D.44 di Museum Nasional, Jakarta.
Ditemukan di dekat Candi Lumbung, Desa Kelurak, di sebelah utara Kompleks Percandian Prambanan
Prasasti Klurak berangka tahun 782 dengan memakai aksara Prenagari dan berbahasa Sansekerta. Prasasti ini ditemukan di dekat Candi Lumbung, Desa Kelurak, di sebelah utara Kompleks Percandian Prambanan, Jawa Tengah.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Kelurak

Kekunaan: Prasasti Klurak

——————————-

Prasasti Manjusri, Kerajaan Singhasari, Jawa

Prasasti Manjusri. Prasasti Manjusri merupakan manuskrip yang dipahatkan pada bagian belakang Arca Manjusri, bertarikh 1343, pada awalnya ditempatkan di Candi Jago (sekarang tersimpan di Museum Nasional dengan nomor inventaris D. 214). Candi Jago atau Candi Tumpang atau Candi Jinalaya (pura) merupakan tempat asalnya patung Manjusri ini. Candi tersebut mula-mula didirikan atas perintah raja Kertanagara untuk menghormati ayahandanya, raja Wisnuwardhana yang mangkat pada tahun 1268.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Manjusri

Jawa - Prasasti Manjusri. Kerajaan Singhasari | Prasasti Man… | Flickr

——————————-

Prasasti Mantyasih II

Prasasti Mantyasih ditemukan di Kampung Meteseh Kidul, Desa Meteseh, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah.
Prasasti ini merupakan tamra praśasti yang terdiri atas tiga buah prasasti. Sebuah dipahatkan pada batu yang kini disimpan di Museum Nasional dengan nomor D 40, yang merupakan bagian awal prasasti.
Prasasti Mantyasih berangka tahun 11 April 907 M, dengan menggunakan aksara dan berbahasa Jawa Kuno. Prasasti ini merupakan tamra praśasti yang terdiri atas tiga buah prasasti.

11 Prasasti Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang Melegenda ...

——————————-

Prasasti Singhasari. Kerajaan Singhasari

Prasasti Singosari, yang bertarikh tahun 1351 M, ditemukan di Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur dan sekarang disimpan di Museum Gajah dan ditulis dengan Aksara Jawa.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Singhasari_1351

——————————-

Prasasti Tuk Mas

Prasasti Tuk Mas, prasasti tertua di Jawa, tahun 500 M.
Prasasti Tuk Mas (harafiah berarti “mata air emas”) adalah sebuah prasasti batu yang ditemukan di lereng barat Gunung Merapi, tepatnya di Dusun Dakawu, Desa Lebak, Kecamatan Grabag, Magelang.
Prasasti Tuk Mas dipahat dengan aksara Pallawa dan dalam bahasa Sanskerta. Bentuk aksaranya lebih muda daripada aksara masa Purnawarman, dan diperkirakan berasal dari sekitar abad ke-6 hingga abad ke-7 M.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Tuk_Mas

Prasasti Tertua di Jawa Tengah - Prasasti Tuk Mas (Baca Deskripsi ...

——————————-

Prasasti Astana (Kawali)

Lokasi: ditemukan di kawasan Kabuyutan Kawali, kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Prasasti Astana Gede atau Prasasti Kawali merujuk pada beberapa prasasti yang ditemukan di kawasan Kabuyutan Kawali, kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terutama pada prasasti “utama” yang bertulisan paling banyak (Prasasti Kawali I). Adapun secara keseluruhan, terdapat enam prasasti. Kesemua prasasti ini menggunakan bahasa dan aksara Sunda (Kaganga). Meskipun tidak berisi candrasangkala, prasasti ini diperkirakan berasal dari paruh kedua abad ke-14 berdasarkan nama raja.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Astana_Gede

Prasasti Astana Gede - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

——————————-

Prasasti Kawali IV

Prasasti Kawali terletak di area cagar budaya Astana Gede, di Kampung Indrayasa, Desa Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat
Prasasti ini disebut juga Batu Tapak dengan dimensi atas 100 cm, bawah 80 cm, lebar sisi kiri 60 cm, dan lebar sisi kanan 90 cm. Pada batu ini dipahatkan 45 buah kotak (5 baris dan 9 baris). Pada bagian kiri tertulis kata anana (atau a*gana?).
Pada bagian muka terdapat juga tapak tangan kiri dan sepasang telapak kaki dengan lubang-lubang kecil.

Jawa barat - Prasasti Kawali IV - Kab. Ciamis. | Prasasti Ka… | Flickr

——————————-

Sukuh Prasasti

Lokasi: Candi Sukuh adalah sebuah kompleks candi agama Hindu yang secara administrasi terletak di wilayah Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.
Candi ini dikategorikan sebagai candi Hindu karena ditemukannya obyek pujaan lingga dan yoni. Candi ini dianggap kontroversial karena bentuknya yang kurang lazim dan karena penggambaran alat-alat kelamin manusia secara eksplisit pada beberapa figurnya.

Berkas:Sukuh prasasti.jpg - Wikipedia bahasa Indonesia ...

——————————-

Prasasti Dinoyo

Lokasi: Desa Merjosari, Malang. Prasasti ini adalah salah satu prasasti yang ditemukan sekitar 5 kilometer sebelah barat kota Malang, Jawa Timur.
Prasasti Dinoyo (760 M) putra adalah prasasti yang berupa lempengan batu berukir yang berisi beberapa baris tulisan. Prasasti ini unik karena selain sebagai prasasti pertama yang berhuruf Jawa Kuno, juga dipadu dengan bahasa Sanskerta. Prasasti ini merupakan bukti adanya pemerintahan Kerajaan Kanjuruhan.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Dinoyo

Data Pokok Kebudayaan

——————————-

Prasasti Karang Reja

 Sesuai dengan namanya Prasasti Karangrejo, ditemukan di desa Karangrejo. Kec. Garum, Blitar. Prasasti Karangrejo terbuat dari batu andesit dengan ukuran  tinggi : 64 Cm, lebar bawah : 45 Cm, lebar atas : 40 Cm, tebal 40 Cm. Tulisan pada prasasti ini dipahatkan dibelakang arca ganesha dengan huruf timbul dengan mengunakan huruf dan bahasa jawa kuno. Sampai tulisan ini dibuat Prasasti Ganesa Karangrejo masih tersimpan suatu tempat di Pendopo Kabupaten Blitar. Prasasti ini memiliki angka 26 Februari 1134 atau 16 Maret 1135.

Jawa timur - Prasasti Karang Reja - a photo on Flickriver

——————————-

Prasasti Mula Malurung

 Prasasti Mula Malurung adalah piagam pengesahan penganugrahan desa Mula dan desa Malurung untuk tokoh bernama Pranaraja. Prasasti ini berupa lempengan-lempengan tembaga yang diterbitkan Kertanagara pada tahun 1255 sebagai raja muda di Kadiri, atas perintah ayahnya Wisnuwardhana raja Singhasari.
Kumpulan lempengan Prasasti Mula Malurung ditemukan pada dua waktu yang berbeda. Sebanyak sepuluh lempeng ditemukan pada tahun 1975 di dekat kota Kediri, Jawa Timur. Sedangkan pada bulan Mei 2001, kembali ditemukan tiga lempeng di lapak penjual barang loak, tak jauh dari lokasi penemuan sebelumnya. Keseluruhan lempeng prasasti saat ini disimpan di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Mula_Malurung

Apa yang anda tahu tentang Prasasti Mula Malurung? - Arkeologi ...

——————————-

Prasasti Patakan

Prasasti Patakan ditemukan di Desa Patakan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur.
Prasasti ini sekarang menjadi koleksi Museum Nasional dengan No. Inventaris D.22.
Diperkirakan dibuat pada abad 11 (masa pemerintahan Raja Airlangga). Prasasti ini terbuat dari batu andesit tinggi 104 cm, lebar atas 90 cm, lebar bawah 80 cm, tebal 24 cm, dan menggunakan huruf Jawa Kuno.

Kekunaan: Prasasti Patakan

——————————-

Batu Bergores Cidaresi

Lokasi: Kampung Cidaresi, Desa Palanyar Kecamatan Cimanuk, kab. Pandeglang, Banten.
Batu bergores Cidaresi adalah sebuah batu monolit megalitik yang memiliki goresan-goresan pada sisi batu yang berbentuk setitiga dengan goresan lain berbentuk lubang di tengah, sehingga di anggap menyerupai alat kelamin wanita, krena itu oleh penduduk setempat dinamakan “ Batu Tumbung “, yang berarti alat kelamin wanita.

Batu Bergores Cidaresi: Batu Gores Motif Segitiga di Lereng Gunung ...

——————————-

Prasasti Kebon Kopi. Kerajaan Tarumanagara

Lokasi: Prasasti Kebonkopi I ditemukan di Kampung Muara, kini termasuk wilayah Desa Ciaruteun Ilir, Cibungbulang, Bogor.
Prasasti Kebonkopi I (dinamakan demikian untuk dibedakan dari Prasasti Kebonkopi II) atau Prasasti Tapak Gajah (karena terdapat pahatan tapak kaki gajah) merupakan salah satu peninggalan kerajaan Tarumanagara.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Kebonkopi_I

Isi Prasasti Kebon Kopi I Dan Penjelasannya - Idsejarah

——————————-

Prasasti Sendang Kamal

Lokasi: Prasasti Sendang Kamal, berlokasi di Dukuh Sumber/ Kraton Timur, Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan.
Prasasti Sendang Kamal terdiri atas 4 buah prasasti. Dua buah prasasti masih dapat di baca pada baris-baris awal, sedangkan dua lainnya telah aus. Sebuah prasasti tersimpan di Museum Nasional dengan nomor D.37, dikenal dengan Prasasti Kawambang Kulwan. Tiga prasasti lainnya terletak di selatan sendang (sumber air) di Dusun Sendang Kamal.
https://bentengmagetan.wordpress.com/2011/09/06/prasasti-sendang-kamal/

™™ÝφѕђџД дғБДлЇѕм笙™: prasasti sendang kamal di maospati

——————————-

Prasasti Era Mataram, Jawa, 752-1045

Prasasti adalah sebuah ketetapan negara yang biasanya berisi penetapan sebuah sīma. Sīma adalah sebuah desa yang telah diubah statusnya menjadi wilayah bebas yang istimewa atau sebuah pĕrdikan. Di era Mataram, terdapat juga sebuah ketetapan negara yang berisi tentang penetapan sebuah pĕrdikan. Dalam era Mataram, ketetapan itu disebut piyagĕm.

Kerajaan Mataram, Jawa, 752-1045 - Prasasti Era Mataram | Flickr

——————————-

Prasasti Sojomerto

Lokasi Penemuan: Desa Sojomerto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Isi dari Prasasti :
Prasasti ini bersifat keagamaan Siwais. Isi prasasti memuat keluarga dari tokoh utamanya, Dapunta Selendra, yaitu ayahnya bernama Santanu, ibunya bernama Bhadrawati, sedangkan istrinya bernama Sampula. Prof. Drs. Boechari berpendapat bahwa tokoh yang bernama Dapunta Selendra adalah cikal-bakal raja-raja keturunan Wangsa Sailendra yang berkuasa di Kerajaan Mataram Hindu.
 Prasasti ini tidak menyebutkan angka tahun, berdasarkan taksiran analisis paleografi diperkirakan berasal dari kurun akhir abad ke-7 atau awal abad ke-8 masehi.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Sojomerto

Prasasti Sojomerto, Peninggalan Sejarah Di Era Wangsa Sailendra ...

——————————-

Prasasti Tugu

Prasasti Tugu ditemukan di kampung Batutumbuh, desa Tugu, wilayah kelurahan Tugu selatan, kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Prasasti Tugu adalah salah satu prasasti yang berasal dari Kerajaan Tarumanagara. Prasasti tersebut isinya menerangkan penggalian Sungai Candrabaga oleh Rajadirajaguru dan penggalian Sungai Gomati oleh Purnawarman pada tahun ke-22 masa pemerintahannya. Penggalian sungai tersebut merupakan gagasan untuk menghindari bencana alam berupa banjir yang sering terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman, dan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Tugu

Sejarah Rekayasa Air dalam Prasasti Tugu | Indonesia.go.id

——————————-

Prasasti Pinawetengan

Batu Pinawetengan terletak di Kecamatan Tompaso Barat. Merupakan batu alam yang diatasnya ditulis dengan huruf hieroglif, yang sampai kini masih belum terpecahkan cara membacanya. Batu ini merupakan tempat diadakannya Musyawarah Perdamaian keturunan Toar dan menjadi tonggak Sejarah perubahan sistem pemerintahan pada keturunan Toar Lumimuut.
Menurut Paulus Lumoindong Musyawarah ini terjadi sekitar tahun 300-400 Masehi. Menurut David DS Lumoindong, bahkan penulisan Prasasti ini sejajar atau bahkan lebih tua dari Prasasti Kutai tahun 450 M. Isi tulisan ini menurut Tuturan Sastra Maeres ini berisi Musyawarah Pembagian Wilayah, Deklarasi untuk tetap menjaga kesatuan.
.
Watu Pinawetengan Minahasa Sulawesi Utara

——————————-

Prasasti Batu Bedil, Kerajaan Sriwijaya, 670-1180

Ditemukan di Kabupaten Tenggamus, Lampung.
Bagi peminat situs arkeologi (wisata-sejarah dan budaya), di kecamatan Pulau Panggung ada kompleks megalitik dan prasasti Batu Bedil yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Prasasti yang dibuat pada era kerajaan Sriwijaya ini menjadi bukti sejarah adanya penduduk di wilayah ini pada masa lalu yang berhubungan dengan kerajaan tersebut. Di lokasi ini terdapat 3 kompleks terpisah yang berdekatan dengan desa Batu Bedil Hulu dan Hilir, sekitar 10 menit berkendaraan ke arah utara dari gerbang kompleks bendungan Batu Tegi.

Kerajaan Sriwijaya, Sumatera, 670-1180 - Prasasti Batu Bed… | Flickr

——————————-

Prasasti Batu Bapahek (Suruaso)

Prasasti ini berangka tahun 1375.
Suruaso terletak di dekat Batusangkar, ibu kota kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Prasasti Suruaso (Batu Bapahek) merupakan salah satu dari prasasti yang ditinggalkan oleh Adityawarman. Prasasti ini juga dinamakan dengan Prasasti Batu Bapahek. Prasasti ini dinamakan Prasasti Suruaso karena pada manuskripnya tersebut kata Sri Surawasa yang merupakan asal kata dari nama nagari Suruaso di (wilayah Kabupaten Tanah Datar sekarang).
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Suruaso

All sizes | Sumatera, Pagaruyung - Surawasa, Prasasti Batu Bapahek ...

——————————-

Prasasti Telaga Batu

Prasasti Telaga Batu 1 ditemukan di sekitar kolam Telaga Biru (tidak jauh dari Sabokingking), Kel. 3 Ilir, Kec. Ilir Timur II, Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada tahun 1935. Prasasti ini sekarang disimpan di Museum Nasional dengan No. D.155. Di sekitar lokasi penemuan prasasti ini juga ditemukan prasasti Telaga Batu 2, yang berisi tentang keberadaan suatu vihara di sekitar prasasti. Pada tahun-tahun sebelumnya ditemukan lebih dari 30 buah prasasti Siddhayatra. Bersama-sama dengan Prasasti Telaga Batu, prasasti-prasasti tersebut kini disimpan di Museum Nasional, Jakarta.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Telaga_Batu

Prasasti Telaga Batu - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

——————————-

Prasasti Karang Brahi, Kerajaan Sriwijaya, 670-1180

Prasasti ini terletak pada Dusun Batu Bersurat, Desa Karang Berahi, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi.
Prasasti Karang Brahi adalah sebuah prasasti dari zaman kerajaan Sriwijaya yang ditemukan pada tahun 1904 oleh Kontrolir L.M. Berkhout di tepian Batang Merangin.
Isi:
Isinya tentang kutukan bagi orang yang tidak tunduk atau setia kepada raja dan orang-orang yang berbuat jahat. Kutukan pada isi prasasti ini mirip dengan yang terdapat pada Prasasti Kota Kapur dan Prasasti Telaga Batu.

Prasasti Karang Berahi | Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi

——————————-

Prasasti Kedukan Bukit, Kerajaan Sriwijaya, Sumatera, 670-1180

Batu Bertulis Tertua Peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Abad ke-7.
Prasasti Kedukan Bukit ditemukan oleh M. Batenburg pada tanggal 29 November 1920 di Kampung Kedukan Bukit, Kelurahan 35 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan, di tepi Sungai Tatang yang mengalir ke Sungai Musi. Prasasti ini berbentuk batu kecil berukuran 45 × 80 cm, ditulis dalam aksara Pallawa, menggunakan bahasa Melayu Kuna. Prasasti ini sekarang disimpan di Museum Nasional Indonesia dengan nomor D.146.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Kedukan_Bukit

Prasasti Kedukan Bukit (604 Saka atau 682 Masehi) - Kompasiana.com

——————————-

Prasasti Bukit Gombak

Prasasti Bukit Gombak merupakan salah satu dari beberapa prasasti yang ada pada zaman Adityawarman. Prasasti ini dinamakan sesuai dengan nama tempat ditemukannya prasasti ini, yaitu di daerah Bukit Gombak yang sekarang termasuk dalam kawasan Kabupaten Tanah Datar), Sumatera Barat.
https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Bukit_Gombak

PENINGGALAN AGAMA HINDU DI INDONESIA